LOMBA TEKNOLOGI TEPAT GUNA 2016
Minyak Goreng Kelapa dengan Ekstrak Nanas
![]() |
OLEH
:
SITI HANNAH
M. TAUFIQ RAMADHAN
WAHYU ANUGRAH
JL. PELAJAR NO.4 DABO SINGKEP, KABUPATEN LINGGA
081277659035 /
081212908347 / 085707411267
A.
LATAR
BELAKANG
Kelapa merupakan tanaman
yang banyak ditemukan di Kabupaten Lingga khusunya di sepanjang garis pantai.
Hasil kelapa umumnya dimanfaatkan dengan dijual dalam bentuk buah segar ke
pasar-pasar tradisional, dijadikan
santan untuk makanan dan minyak goreng.
Secara tradisional
masyarakat mengolah kelapa menjadi minyak goreng dengan cara pemisahan bakal
minyak (krim dan skim) melalui tahapan pemanasan yang relatif lama. Cara ini
banyak menimbulkan kerugian karena mutu minyak yang dihasilkan rendah, minyak
tidak tahan simpan, cepat tengik dan warnanya kurang bagus serta pemborosan
bahan bakar.
Salah satu teknologi yang
dapat digunakan untuk meningkatkan mutu dan mengurangi kerugian adalah dengan
cara fermentasi dengan menambahkan ekstrak nanas yang mengandung enzim
bromelin. Fungsi enzim bromelin pada nanas adalah untuk mempercepat fermentasi
pada santan kelapa sekaligus agar minyak yang dihasilkan tidak mudah tengik, tahan lama,dan lebih
berkualitas.
Kami KIR (Kelompok Ilmiah
Remaja) SMA N 1 Singkep berupaya untuk mengembangkan dan mensosialisasikan
kepada masyarakat untuk menggunakan metode ini dalam upaya meningkatkan
kualitas produksi minyak kelapa.
B.
MANFAAT
1. Menghasilkan
minyak kelapa dengan kualitas tinggi, tahan simpan, tidak cepat tengik serta
dengan warna yang bagus.
2. Untuk
meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Lingga karena di daerah
Kabupaten Lingga khususnya di Kebun Nyiur banyak pohon kelapa yang kurang
dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Kelapa tersebut dapat diolah menjadi
minyak kelapa yang lebih berkualitas dan dijual.
3.
Sebagai bahan alternatif
pengganti minyak goreng yang selama ini digunakan jika minyak tersebut mahal.
C.
SPESIFIKASI
(UKURAN, BAHAN DAN BIAYA PEMBUATAN)
v Alat
:
1. Parut Kelapa
2. Wajan
berukuran sedang (disesuaikan dengan banyaknya santan kelapa)
3. Kompor/tungku
4. Saringan
5. Baskom
(wadah untuk santan, sari nanas, dll)
6. Blender
7. Pisau
8. Sodet
(untuk mengaduk)
9. Talenan
10. Gelas
Ukur
v Bahan:
1. Kelapa
(dalam percobaan ini kami menggunakan 5 butir kelapa yang menghasilkan santan
sebanyak 3000 ml).
2. Nanas
(dalam hal ini kami menggunakan 1 buah nanas yang menghasilkan 600 ml sari
nanas tetapi kami hanya menggunakan 50 ml sari nanas untuk takaran yang setara
dengan 3000 ml santan)
3. Air
secukupnya.
D.
CARA
KERJA
1. Penyiapan
sari nanas : Siapkan nanas yang masak, lalu kulitnya dikupas, mata dan tulang
buahnya dibuang, kemudian daging buahnya diblender, disaring dan diambil sari
nanasnya saja. 1 buah nanas menghasilkan 600 ml sari nanas.
2. Penyiapan
santan kelapa : Siapkan kelapa yang sudah tua dan segar sebanyak 5 buah, lalu
diparut. Tambahkan air dengan perbandingan air dan kelapa 1 : 2, lalu diperas
(1 butir kelapa menghasilkan 600 ml santan). Santan kelapa siap ditambah
ekstrak nanas.
3. Pemisahan
air dari krim santan dengan penambahan sari nanas : Santan kelapa ditempatkan
dalam baskom plastik transparan. Masukkan sari nanas (santan dari 5 butir
kelapa di 50 cc sari nanas) diaduk dan
dibiarkan selama 3 jam agar terjadi pemisahan air dan krim santan.
4. Apabila
santan kelapa tersebut telah mengendap ke atas (terpisah dengan air) pindahkan krim
santan ekstrak nanas ke dalam wajan besi dengan perlahan-lahan jangan sampai
menyatu kembali dengan air. Masak santan di atas tungku pemasak/kompor dengan
api sedang. Selama pemanasan dilakukan pengadukan dengan hati-hati. Setelah
minyak keluar, api dikecilkan dengan tujuan menjaga agar krim tidak lengket di
kuali. Pemasakan dilanjutkan sampai tidak terbentuk gelembung lagi. Minyak yang
diperoleh disaring dengan kain saring. Untuk pemurniannya setelah dingin,
penyaringan dilakukan sebanyak 4 kali menggunakan kertas saring yang dilapisi
kapas. Minyak dikemas dengan kemas
plastik, lalu diseal. Minyak kelapa siap untuk digunakan dan dipasarkan.
E.
KELEBIHAN
1. Mempunyai
daya simpan sampai 9 bulan ( 8-9 kali daya simpan minyak kelapa selama ini)
2. Warna
minyak yang dihasilkan lebih cerah dan jernih.
3. Rendemen
minyak yang dihasilkan lebih tinggi dari cara tradisional
4. Rendah
kolesterol.
5. Hemat
bahan bakar
6. Pada
saat harga kelapa sangat murah, produksi dalam skala besar lebih menguntungkan
F.
KELEMAHAN
Minyak
yang dihasilkan masih sedikit beraroma kelapa.
G.
DOKUMENTASI
KEGIATAN
![]() | |||
![]() | |||
![]() | |||
| |||
![]() |


| |||
![]() | |||
![]() | ![]() | ||
|
![]() |
|
|
![]() | ![]() |
|
![]() |
H.
INFORMASI LAINNYA
Biaya Pembuatan :
1.
Nanas 1 buah ........................................................................ Rp 8.000,00
2.
Kelapa utuh Rp 4000 (x5)
.................................................... Rp 20.000,00
3. Minyak
tanah 1 botol............................................................ Rp 8.500,00 +
Total Rp
36.500,00
3000 ml santan dari 5
buah kelapa dan 50 ml sari nanas dapat menghasilkan 300 ml minyak goreng
setelah melalui proses pemanasan dan peny











Komentar
Posting Komentar